Cari obat kebutuhan Anda saat ini

Pencarian obat dapat dilakukan melalui 2 kolom yang tersedia, berdasarkan awalan Abjad obat atau Kategori yang berhubungan dengan obat

Berdasarkan Abjad

Harga yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu sesuai area pemesanan

Apotik Antar Hotline
Senin - Minggu, Pk. 08.00 - pk. 22.00
Tlp: 5000-19 / 021-26827171
Hp: 0822-622-26827
Pin BB: 297140B4
YM: apotikantar
Login | Register

Shopping Cart

0 item(s) - Rp. 0
Your shopping cart is empty!
Kategori Obat

IFLAZ 4 MG TABLET

IFLAZ 4 MG TABLET
Brand: : Kalbe Farma
Product Code:: G
Komposisi: Methylprednisolone
Indikasi: Insufisiensi adrenokortikal, hiperplasia adrenal kogenital, hiperkalemia yang berhubungan dengan kanker; sebagai terapi tambahan dalam terapi jangka pendek untuk artritis psoriatik, AR, spondilitis ankilosa, bursitis akut dan subakut, tenosinovitis nonspesifik akut, artritis gout akut, OA dan epikondilitis pasca traumatik; SLE, karditis reumatik akut, dermatomikosis sistemik; pemfigus, dermatitis eksfoliatif, mikosis fungoides, psoriasis, dermatitis seboroik; rinitis alergi musiman atau tahunan, serum sickness, asma bronkial, reaksi hipersensitivitas terhadap obat, dermatitis kontak dan atopik; alergi kornea marjinal, herpes zoster pada mata, konjungtivitas alergi, kreatitis, korioretinitis, neuritis optik, iritis, iridosiklitis, sarkoidosis simtimatik, TB paru fluminan atau diseminata; ITP, trombositopenia sekunder pada dewasa, anemia hemolitik, eritroblastopenia, anemia hipopastik kongenital; sebagai terapi paliatif leukimia dan limfoma pada dewasa, leukemia akut pada anak; menginduksi diuretik atau remisi proteinuria pada sindrom nefritik; kolitis ulseratif dan enteritis regional; eksaserbasi akut pada sklerosis multipel; meningitis TB
Dosis: 4 - 48 mg/hari, turunkan dosis secara bertahap sampai dosis efektif terendah. Jika diperlukan dosis besar, dapat ditingkatkan sampai dengan 30 mg/kg BB
Kontra Indikasi: Infeksi jamur sistemik
Perhatian: Katarak subkapsular, glaukoma dan infeksi okular sekunder karena jamur dan virus (pada penggunaan lama). Dosis tinggi dapat menyebebkan penurunan TD, retensi garam dan cairan tubuh, peningkatan ekskresi K dan Ca, penurunan imunitas tubuh terhadap infeksi jamur, bakteri dan virus. hindari vaksinasi. TB laten atau reaktivitas tuberkulin. Sirosis dan hipotiroidisme (peningkatan efek kortikosteroid). hamil dan laktasi
Efek Samping: Ketidak seimbangan cairan dan elektrolit tubuh; miopati steroid, kelemahan otot, osteoporosis, nekrosis aseptik, faktur spina dan patologis; gangguan Gl, gangguan penyembuhan luka, penipisan kulit sensitif, ptekiae, ekimosis, eritema pada wajah, peningkatan berkeringat dan TIK; gangguan metabolisme, pseudotumor serebri, epilepsi; menstruasi tidak teratur, status cushingoid, penekanan aksis pituitari-adrenal, penurunan toleransi karbohidrat, DM laten, peningkatan efek insulin dan obat hipoglikemik oral, retardasi pertumbuhan pada anak; katarak subkapsular posterior, glaukoma, eksoftalmus; mengaktifkan infeksi oportunistik dan laten, reaksi hipersensitivitas, dapat menekan reaksi tes kulit
Interaksi Obat: Siklosporin, fenobarbital, fenition, rifampisin, karbamazepin, pirimindo, aminoglutetimid, troleandomisin, ketokonazol, salisilat, antikoagualan, pankuronium, obat hipoglikemik (termasuk insulin), antihipertensi, antagonis diuretik, asetazolamid, loop diuretik dan diuretik tiazid, karbenoksolon
Kemasan: Tablet 4 mg x 5 x 10

Price:

Rp. 2,503
Ex Tax: Rp. 2,503
Status: Ready